Jalannya tidak pernah mulus
Bahkan kadang selalu dianggap tak tulus
Rangkaian waktu yang berjalan terus
Memang akan selalu banyak tenaga dan waktu yang tergerus
Namun, aku tahu semangatmu tetap menembus
Wahai pelita yang tak pernah meminta banyak
Percayalah pilihan hidup ini sungguh sangat layak
Meski memang seringkali kesetiaan dan kepedulian dikoyak
Ketika kelak merasa patah hati
Lihat senyum anak didikmu kembali
Mereka selalu ada dan menanti
Siraman semangat hidup yang mungkin di rumah tak ditemui
Aku tahu, bagimu mereka sangat berarti
Wahai pelita di tengah gelap
Tetaplah menjadi cahaya yang gemerlap
Pada hati dan pikiran mereka yang butuh engkau dekap
Teruslah berjuang
Karena kita tak akan pernah bisa tenang
Sebelum mereka benar-benar telah mampu bangkit dan berkembang
***
Puisi di atas semoga menjadi sedikit bahan bakar untuk menyalakan kembali pelita yang sempat redup. Memang tiap negara punya tantangan dalam mendidik generasi penerusnya. Namun, semangat yang dimiliki oleh setiap guru di dunia ini pastinya akan selalu dinanti.