Ibu muda mana yang tidak mengalami kehilangan jati diri setelah berkeluarga? Mari kita belajar dari kisah Maia Patmawaty menemukan kembali eksistensi diri lewat peran di komunitas. Semangat belajar dan keinginannya untuk berbagi menjadi obor utamanya untuk berani menggawangi Institut Ibu Profesional Pacitan Raya sebagai Ketua HIMA. Bagaimana pengalaman baiknya?
Hai Sahabat Ipedia!
Dalam tayangan youtube Sate Super episode 58, segmen talkshow “Edisi Perkuliahan matrikulasi” kali ini, kita akan menyimak sharing cerita pengalaman baik dari Mbak Maia Patmawaty. Seorang ibu hebat yang berani mengambil peran di saat banyak komponen yang kosong dalam komunitasnya, IP Pacitan Raya.
Meskipun beliau baru saja lulus kelas Matrikulasi Batch 11, tak menghalangi beliau untuk berperan aktif menyemarakkan kembali semangat main bareng, ngobrol bareng dan berkegiatan bareng yang menjadi motto hidup komunitas Ibu Profesional.
Baca juga: Kisah Inspiratif Nurfaizah: Dirikan Sekolah Alam untuk Anak Inklusif di Bau Bau
Keinginan Kuat untuk Terus Belajar
Pengalaman baik mbak Maia berawal dari keresahan hatinya. Beliau merasa mulai kehilangan jati dirinya setelah melahirkan anak kelimanya. Menyadari hidupnya stagnan dan tak memberi arti lebih, ternyata memantik keinginannya untuk kembali belajar ilmu baru guna menambah wawasan baru.
Tak ingin hanya berdiam diri pada kondisi terpuruknya, mbak Maia sapaan akrab beliau memutuskan untuk segera mendaftar pada kegiatan Foundation 13.
Jangan takut mengambil peran karena kita bersama-sama. Selagi kita mau aktif, kita akan bisa belajar,berkarya, berbagi dan berdampak. Dengan begitu, kita bisa menjadi ibu yang membanggakan.
-Maia Patmawaty
Jangan Pernah Lupakan Visi Awal
Terpikat pada rangkaian kegiatan di Foundation 13 yang mengusung tema gamifikasi, membuat mbak Maia bersemangat lagi. Ia merasa menemukan kembali ritme hidupnya yang bahagia. Sebagai ibu dari 5 orang anak, tentu saja tidak mudah melalui tantangan demi tantangan yang menghampiri beliau dalam menyelesaikan tugas-tugasnya.
Akan tetapi, mbak Maia kembali mengingat akan visinya mengikuti Ibu Profesional. Tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan baik, mbak Maia memacu semangatnya agar tetap berada dalam mode on fire.
Bagaimana mbak Maia memaknai keberadaanya di komunitas Ibu Profesional? Dan bagaimana pula keberhasilan mbak Maia menaklukan tantangannya?
Simak dalam obrolan Sate Super Episode 58 Segmen Talk Show “Edisi Perkuliahan Matrikulasi” bersama Maia Patmawaty dan host Odilia Octavia, berikut ini: