Menikah tapi Takut Kehilangan Mimpi? Belajar Rida dari Kisah Venti Dini Rahmatika post thumbnail image

Perempuan akan kehilangan kesempatan meraih mimpinya setelah menjadi istri. Walaupun itu salah, namun pada kenyataannya sekitar 35-40% wanita di Indonesia merasa harus mengesampingkan ambisi pribadi serta karier mereka demi fokus pada peran domestik setelah menikah (Indonesian Family Life Survey dalam Journal of Family Studies, 2022). This Is Me bertemu dengan tamu spesial yang percaya bahwa menjadi Ibu Rumah Tangga (IRT) tidak menenggelamkan mimpinya, melainkan mendatangkan ridha Allah. Bagaimana ia menemukan kembali mimpinya? Simak kisah inspiratif tayangan This Is Me (Special Ramadan) bersama Venti Dini Rahmatika berikut ini.

Hai Teman Baik Ipedia!

Bagi banyak perempuan muda, impian sering kali digambarkan sebagai garis lurus
menuju puncak karier atau gelar akademis. Venti Dini Rahmatika pun pernah berada di titik itu.
Dengan latar belakang sebagai mantan karyawan BUMN, ia sempat mematri cita-cita
besar untuk melanjutkan studi S2 dan menjadi dosen. Namun, takdir membawa
kejutan manis berupa jodoh di tengah ambisinya yang masih menggebu-gebu pada
usia 25 tahun.

Baca juga : Pro Kontra Wisuda TK-SMA: Sebenarnya Perlu atau Tidak?

Pindah ke Mataram, Lombok, menjadi babak baru yang menantang egonya. Venti
sempat berupaya mengejar beasiswa hingga tahap wawancara, namun pintu itu
belum terbuka. Di saat yang sama, sang suami mengutarakan harapan agar ia bisa
mendampingi tumbuh kembang keluarga sepenuhnya. Fase ini diakui Venti sebagai
masa penuh gejolak batin—momen “tangis bombay” di mana ia merasa mimpinya
seolah terhenti begitu saja di balik tembok rumah sebagai ibu rumah tangga (IRT).

Baca juga : Rahasia Sukses Virtual Assistant : Panduan Lengkap untuk Perempuan di Dunia Digital

Pelajaran Dari Sirah dan Penerimaan

Kesadaran baru muncul saat ia mulai mendalami Sirah Nabawiyah. Venti belajar dari
keteguhan Ibunda Hajar yang rida atas perintah Allah meski harus berada di padang
gersang. Ia menyadari bahwa amalan terbaik tidak harus selalu megah di mata
publik. Penerimaan ini mengubah perspektifnya: rida suami adalah jalan menuju rida Allah, dan rumah adalah pusat peradaban di mana ia tetap bisa berkarya tanpa harus kehilangan jati diri.

Allah tahu apa yang kita butuhkan, bukan sekadar apa yang kita inginkan. Kadang mimpi tidak berhenti, ia hanya sedang mencari arah yang lebih bermakna.

Lantas bagaimana kiprah Venti dalam misinya menebar manfaat dalam posisi sebagai IRT? Apa saja yang sudah perempuan ini lakukan di pelosok Lombok? Saksikan tayangan lengkapnya hanya di episodeĀ This Is Me: (Special Ramadan) – Mimpi yang Berubah Arah, Bukan Berhenti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Post