Kota Yogyakarta kembali mencatatkan sejarah sebagai saksi pertemuan para perempuan pembawa perubahan dalam Konferensi Ibu Profesional 2019. Acara yang digelar di Hotel Sahid Jaya ini mengangkat tema sentral “Synergi of Change” (Sinergi Perubahan), yang menyerukan kontribusi kolektif seluruh perempuan Indonesia dalam membangun peradaban.

Posisi perempuan sebagai tiang negara menjadikan isu peran dan kontribusi mereka selalu relevan untuk didiskusikan. Sejalan dengan semangat Kongres Perempuan Pertama di Yogyakarta tahun 1928, Komunitas Ibu Profesional melalui konferensi ini mengajak para perempuan untuk berpikir, bersinergi, berkomitmen, dan bergerak bersama.
Konferensi ini menjadi wadah bagi para perempuan agen perubahan untuk duduk bersama, memikirkan berbagai tantangan yang dihadapi di dunia perempuan dan anak-anak, serta menyusun sinergi lintas bidang demi sebuah perubahan nyata.
“Setiap permasalahan di muka bumi ini pasti akan ada solusinya apabila setiap orang menjadi agen perubahan.” – Bill Drayton
Profil Narasumber Kunci: Para Perempuan dan Tokoh Agen Perubahan
Konferensi Ibu Profesional 2019 menghadirkan deretan narasumber inspiratif yang telah teruji sebagai change-maker di berbagai sektor:
| Bidang | Narasumber | Kontribusi dan Peran |
| Lingkungan | Tri Mumpuni | Pejuang listrik desa yang berhasil membawa perubahan energi melalui mikro hidro. |
| Pendidikan | Septi Peni Wulandani | Founder Komunitas Ibu Profesional dan tokoh penting dalam perubahan di bidang pendidikan keluarga. |
| Komunitas | Dodik Mariyanto | Berbagi wawasan tentang bagaimana membangun perubahan yang berdampak melalui kekuatan komunitas. |
| Bisnis & Pemberdayaan | Ibu Pamela | Pemilik Supermarket Pamela, yang hadir untuk memberikan perspektif perubahan di bidang bisnis. |
| Pembangunan Global | Sumitra Pasupathy | Mewakili Ashoka Foundation Asia Pacific, memberikan pandangan mengenai perubahan di tingkat dunia. |
| Praktisi Lapangan | Komunitas Jogokaryan | Berbagi pengalaman tentang bagaimana memakmurkan dan memberdayakan komunitas lokal. |
Selain para tokoh senior, Konferensi ini juga memberikan panggung bagi para mahasiswi Ibu Profesional, yaitu para pemenang call for paper yang berkesempatan membagikan pengalaman dan praktik perubahan yang telah mereka jalankan di bidang masing-masing.