Stigma lama di masyarakat sering kali membenturkan kecantikan dengan kecerdasan wanita. Banyak yang mengira perempuan harus memilih salah satu: menjadi cantik atau menjadi pintar. Namun, Liana, seorang CEO di industri perikanan—sebuah sektor yang selama ini didominasi oleh pria—berhasil mematahkan pandangan miring tersebut. Simak perjalanan Liana menjadi pemimpin perempuan yang cantik, cerdas, sekaligus berpengaruh dalam artikel berikut ini.

Hai Teman Baik Ipedia!
Bagi Liana, memimpin perusahaan asing di sektor maskulin tidak mengharuskannya mengubah penampilan menjadi garang atau maco. Sebaliknya, ia memilih tampil percaya diri dengan gaya yang feminin dan elegan. Terinspirasi dari strategi The 48 Laws of Power karya Robert Greene, Liana meyakini bahwa berani tampil beda adalah kunci agar mudah diingat dan dihormati dalam dunia bisnis.
Memimpin dengan Keanggunan di Dunia Perikanan
Ia juga menekankan pentingnya memanfaatkan beauty privilege secara positif yang dikombinasikan dengan kecerdasan emosional dan kemampuan problem solving. Liana menganalogikan dirinya seperti setangkai mawar merah di antara hamparan mawar merah muda—sebuah pembeda yang langsung menarik perhatian.
Strategi ini, menurutnya, sejalan dengan taktik Sun Tzu: menang tanpa harus berperang. Dengan kelembutan dan teknik komunikasi yang matang, seorang pemimpin wanita justru mampu meredam ego dan emosional lawan bicaranya, terutama pria.
Baca juga : Belajar Kiprah dari Pendiri Read Aloud, Rosi Setiawan
Cerdas Memaksimalkan Privilege
Namun, Liana mengingatkan bahwa kecantikan fisik luar saja tidak cukup jika tidak diimbangi dengan isi kepala. Kecantikan sejati bermula dari mindset untuk terus belajar dan merawat diri (grooming) sebagai bentuk penghormatan kepada diri sendiri. Wawasan yang luas, kemampuan negosiasi, dan kepribadian yang baik adalah pondasi utama seorang high value woman.
“Menjadi pemimpin bukan soal meniru siapapun, tapi tentang berani menjadi diri sendiri.”
Baca juga : Pentingnya Pengarusutamaan Gender di Indonesia
Lantas bagaimana kepemimpinan Liana membawa dampak yang signifikan terhadap perusahaan yang dipimpinnya? Bagaimana juga ia tetap bisa menjaga kesehatan fisik dan batinnya di tengah kesibukannya? Simak kisah inspiratif bersama beliau dalam tayangan This Is Me Podcast berikut ini.